Menu

Mode Gelap

Destination · 10 Jun 2024 16:00 WIB ·

Menikmati Keindahan 5 Stasiun Tanpa Staf di Tokyo, Jepang


					Menikmati Keindahan 5 Stasiun Tanpa Staf di Tokyo, Jepang Perbesar

ryokotomo.com – Meskipun luas Tokyo hanya mencakup kurang dari 1% dari keseluruhan wilayah Jepang, tapi kota ini merupakan rumah bagi sekitar 10% populasi Jepang. Dengan stasiun seperti Shinjuku yang merupakan stasiun tersibuk di dunia, banyak yang membayangkan Tokyo sebagai kota yang sibuk dan penuh kerumunan. Namun, ada sisi lain dari Tokyo yang menawarkan ketenangan dan keindahan alam, tersembunyi dari hiruk-pikuk kota. Berikut rangkuman Ryokotomo tentang lima stasiun tanpa staf di jalur JR Ome yang menyajikan pemandangan indah dan ketenangan yang jarang ditemukan di pusat kota.

Stasiun Hinatawada: Menyeruput Teh di Tengah Hutan

Dibutuhkan sekitar satu setengah jam perjalanan dari Stasiun Shinjuku untuk mencapai Stasiun Hinatawada. Stasiun ini dikelilingi oleh pemandangan aliran Sungai Tama dan jembatan tinggi di atasnya. Pada musim gugur, pegunungan sekitar berubah menjadi merah dan kuning, menciptakan pemandangan yang luar biasa indah.

Di dekat stasiun tanpa staf ini, terdapat Rose Town Tea Garden, sebuah restoran teh bergaya Inggris yang dulunya adalah kapel pernikahan. Dikelola oleh pasangan Amerika, restoran ini menawarkan berbagai set menu dan teh pot yang dapat dinikmati sambil memandangi hutan dan sungai.

Stasiun Futamatao: Inspirasi dalam Karya Haruki Murakami

Stasiun Futamatao muncul dalam novel “1Q84” karya Haruki Murakami. Stasiun tanpa staf ini tidak memiliki mesin pencetak tiket maupun staf yang berjaga. Di sekitar stasiun, kamu dapat menemukan toko buku lawas, jembatan di atas Sungai Tama, dan Kuil Kaizenji. Sekitar 15 menit berjalan kaki dari stasiun, terdapat noco BAKERY&CAFE, sebuah kafe yang menawarkan roti dengan ragi alami dan kopi dari biji kopi lokal.

Stasiun Sawai: Surga bagi Pecinta Sake

Stasiun Sawai, meskipun sepi dan tanpa papan nama merupakan pintu masuk menuju Sawanoi Seiryu Garden. Di sini, kamu dapat menikmati sake dan hidangan tahu buatan tangan sambil menikmati pemandangan Sungai Tama. Tempat ini juga menawarkan berbagai produk lokal seperti tahu, teh, dan selai sebagai oleh-oleh.

Stasiun Mitake: Petualangan di Alam Terbuka

Stasiun Mitake adalah gerbang menuju Lembah Mitake dan Gunung Mitake. Daerah ini populer untuk trekking dan pendakian, dengan kuil dan shukubo (tempat menginap di dalam kuil) di puncak gunung. Kamu bahkan bisa merasakan pengalaman bermeditasi di bawah air terjun tergantung musimnya.

Stasiun Shiromaru: Pesona Danau Zamrud

Stasiun Shiromaru terletak di area yang indah dengan Danau Shiramaru yang berwarna zamrud. Di sini, kamu bisa menjelajahi danau dengan perahu kecil. Jangan lupa mampir ke Earth Garden, restoran berbahan baku organik yang menawarkan hidangan spesialis daging babi dan suasana makan di tengah hutan.

Dengan pemandangan sungai, pegunungan, dan kehijauan yang melimpah, area sub-urban Tokyo ini adalah tempat yang ideal untuk melarikan diri dari kebisingan kota. Jadi, jika kamu merencanakan perjalanan sehari untuk menikmati keindahan alam Tokyo, pastikan untuk mengunjungi lima stasiun tanpa staf yang menakjubkan ini ya!

Untuk Informasi Unik dan Travel Jepang, selalu buka ryokotomo.com
Ikuti kami di Facebook, Twitter dan Instagram @ryokotomoid
Artikel ini telah dibaca 4 kali

Baca Lainnya

Musim Gugur di Tohoku: 10 Spot Terbaik untuk Menikmati Keindahan Alam

7 December 2024 - 16:00 WIB

tohoku

Rute Road Trip Musim Gugur di Jepang, Eksplorasi Osaka dan Kyoto Selama 7 Hari

7 December 2024 - 07:00 WIB

road trip

Panduan Liburan ke Jepang: Tips Backpacking Saat Musim Gugur

6 December 2024 - 16:00 WIB

backpacking

Honeymoon Saat Musim Gugur di Jepang, Ini 7 Destinasi yang Wajib Dikunjungi

6 December 2024 - 06:00 WIB

honeymoon saat musim gugur di jepang

10 Wisata Terindah Menikmati Musim Gugur di Kyoto

4 December 2024 - 16:00 WIB

musim gugur di kyoto

Momiji, Keajaiban Musim Gugur di Jepang yang Bikin Jatuh Hati

4 December 2024 - 10:48 WIB

momiji
Trending di Destination